Visi, Misi dan Tujuan


 VISI
“MENJADI  PESANTREN TERDEPAN  DALAM MEMBENTUK INSAN  ULUL  ALBAB  YANG  TAFAQQUH  FIDDIEN”

MISI
Untuk  mewujudkan  visi  tersebut di atas, maka  langkah-langkah  strategis yang dinyatakan dalam Misi berikut :
“PEMANUSIAAN INSAN ULUL ALBAB SELAKU MUSLIM KAAFFAH YANG TAFAQQUH FIDDIEN”

Adapun langkah-langkah yang dilakukan untuk mewujudkan visi MA. Persis 69 Matraman tersebut di atas adalah : 
  • Mempertebal keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT
  • Membina akhlakul karimah
  • Memahami dan mengamalkan ajaran Islam dengan baik dan benar sesuai Al-Qur’an dan As Sunnah
  • Menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi 

TUJUAN
Berdasarkan visi dan misi tersebut di atas, maka tujuan yang ingin dicapai adalah : 
“TERWUJUDNYA  KEPRIBADIAN  MUSLIM YANG  TAFAQQUH  FIDDIEN”

Arti Tafaqquh di atas adalah  jika seseorang mencari ilmu kemudian mengkhususkan padanya untuk mendalaminya.

Allah SWT berfirman dalam Q. S At Taubah :122 :
 وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُوْنَ لِيَنْفِرُوْا كَاۤفَّةًۗ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِّنْهُمْ طَاۤىِٕفَةٌ لِّيَتَفَقَّهُوْا فِى الدِّيْنِ وَلِيُنْذِرُوْا قَوْمَهُمْ اِذَا رَجَعُوْٓا اِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُوْنَ ۝١٢٢

Tidak sepatutnya orang-orang mukmin pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi (tinggal bersama Rasulullah) untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya?

Kemudian Tafaqquh fid-Dien itu adalah suatu tuntutan untuk menjadi “Fuqaha”, mengerti dan paham terhadap ilmu ,serta memikul beban yang berat dalam mmemperolehnya, dan mampu menyampaikan pada orang lain. ( Al-Shabuni: 389)
Tafaqquh Fid-Dien adalah mempelajari apa yang Allah turunkan dan mengajarkannya.( Al-Suyuthi: 4: 322).

Tafaqquh Fid-Dien adalah media untuk berjihad lewat hujjah dan petunjuk, yang merupakan satu segi yang sangat penting dalam da’wah untuk mengajak kepada iman dan menegakkan sendi-sendi ke-Islaman”. Dengan tafaqquh Fid-Dien ini akan menghasilkan  fiqih dan  dengan Tafaqquh fid-Dien artinya dituntut untuk menjadi seorang mujtahid. 


Dari pengertian Tafaqquh Fid-Dien di atas, dapat disimpulkan bahwa tujuan pendidikan Pesantren Persatuan Islam adalah untuk menjadi Fuqaha (ahli Fiqih).Yang tentunya dari tujuan ini dapat ditarik benang merahnya, khususnya bagaimana mengaplikasikannya secara benar. Dan dengan demikian maka ciri khas dari pesantren Persis adalah ke-Fiqihan-nya” yang harus ditonjolkan.